ZMedia Purwodadi

FIM_WP; Gelar Aksi Mimbar Bebas Dalam Rangkah Memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Table of Contents

Doc: Aksi Mimbar Bebas 2 Mei 2026

Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM  WP), Gelar Aksi Mimbar Bebas di Putaran Taxi  Perumnas lll, Waena, Kota Jayapura, pada (2 /5/2026).

Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM WP), menggusung Thema; "Gratiskan Pendidikan Di Seluruh Tanah Papua"

Massa aksi berkumpul di Putaran Taxi Perumnas lll sekitaran puluhan orang mengunakan benderah organisasi dan panflet yang bertulisan "Gratiskan Pendidikan Di Seluruh Tanah Papua" Dalam Aksi berlansung, pihal Kepolisian mendatangi tempat aksi sekitaran puluhan orang dari Polresta Kota, dan juga dari Polsek Heram dengan peralatan perang. Pihak kepolisian berupaya membubarkan aksi secara paksa namun penanggung jawab aksi menegosiasi  dan aksi itu berjalan baik.

Salah satu orator menyampaikan dalam orasinya bahwa  pendidikan di Seluruh Tanah Papua karena kami ini daerah Otonomi Khusus.

"Negara Segera memberikan pendidikan gratis di Tanah Papua, jika kehadiran Negara Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Papua Barat. Jikalau tidak, berikan kami hak menentukan nasip sendiri (HMNS) agar kami mengatur diri kita ketika kami merdeka," Tegasnya.

Salah satu orator perempuan dari perwakilan suara perempuan Papua menyampaikan orasinya tentang pendidikan di kapitalisasi di sekolah maupun kampus.

"Menurutnya, Kampus maupun Sekolah menjadi investasi bagi dosen dan guru, siswa atau mahasiswa di suru bayar uang sekolah mahal tetapi proses pengajarannya tidak betul satu. Kami melihat setiap sekolah dan kampus yang ada di atas tanah Papua alat investasi bagi Dosen dan Guru.

Oleh sebab itu, kami Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM WP) Serukan Pendidikan Di Gratiskan di Seluruh Tanah Papua. Pendidikan di Papua penuh dengan diskriminasi dan menciptakan pembodohan struktural  terhadap orang Papua, terlebih khusus terhadap Perempuan Papua. Ada temuan  beberapa kasus di kampus  bahwa perempuan menjadi obyek seksual yang di galang oleh dosen terhadap mahasiswi," tegasnya. 

Posting Komentar