Puluhan Mahasiswa Kota Studi Se-Jakarta Menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Wamena Kabupaten Jayawijaya.
Puluhan mahasiswa Kota Studi Se-Jakarta menolak Proyek Strategis Nasional (PSN), pada 11 November 2025.
Proyek Strategis Nasional (PSN) merampas tanah masyarakat adat 2.000 Juta hektar ini merupakan satu bentuk kejahatan pelanggaran Hak Asasi Manusia.
Ikatan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Jayawijaya (IKB-PMKJ) kordinator wilayah se-jabodetabek, melalui pernyataan ini, menyampaikan sikap resmi terkait berbagai kebijakan pembangunan yang dinilai berpotensi mengabaikan hak-hak masyarakat adat Hubula di wilayah Lapago, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Sebagai bagian dari komponen intelektual muda yang peduli terhadap kelestarian adat, lingkungan, dan keadilan sosial di tanah leluhur nya kami, kami menyatakan hal-hal sebagai berikut:
1. Kami Meminta kepada pemerintah daerah dan pemerintah provinsi Papua pegunungan berhenti (STOP) menjadi fasilitator dan berhenti meneruskan Proyek Strategis Nasional di Wamena kabupaten Jayawijaya.
2.Meminta kepada pemerintah pusat jangan memaksakan proyect Strategis Nasional (PSN) masuk di kabupaten Jayawijaya.
3.Menolak pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Lapago, karena wilayah tersebut bukan tanah kosong, melainkan wilayah yang memiliki nilai adat, sejarah, dan kehidupan masyarakat yang harus dihormati.
4. Kami Menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) yang merampas Tanah masyarakat adat 2.000 Juta hektar yang direncanakan di lima distrik yaitu: Kurulu, Pisugi, Witawaya, Libarek, dan Piramid. Hal ini mengancam kelestarian tanah adat dan ruang hidup masyarakat adat Hubula.
5.Kami mengajak dan kami berharap kepada DPR daerah, DPR provinsi dan juga DPR RI serta LSM, Aktivis mahasiswa lainya dan seluruh lapisan masyarakat Jayawijaya agar bersama sama menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) di Wamena.
Penutup
Demikian, Pernyataan sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen kami untuk memperjuangkan keadilan serta melindungi tanah masyarakat Hubula sebagai warisan leluhur yang tidak ternilai harganya.
Kami berharap pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat mengedepankan dialog terbuka, partisipasi masyarakat adat, dan pendekatan yang berkeadilan dalam setiap kebijakan pembangunan di tanah Papua.
Tanah adalah identitas dan kehidupan.
Papua Bukan Tanah Kosong.
Hubula Bukan Tanah Kosong.
Salam persatuan, solidaritas, dan keadilan.
Hormat kami.
IKATAN KELUARGA BESAR PELAJAR DAN MAHASISWA KABUPATEN JAYAWIJAYA (IKB-PMKJ)
Koordinator Wilayah Se_jabodetabek
Posting Komentar