"Wamena Kota Darurat Militer TNI/POLRI dan Krisis Ruang Kebebasan Warga Sipil"
Table of Contents
Sweping gabungan institusi Militer TNI/POLRI dalam kota Wamena setiap titik mata jalan dari tanggal 08 hingga sekarang tanggal 10 Juni 2025.
Sweeping gabungan TNI/POLRI terhadap harga sipil berupa alat tajam, pakaian bermotif TPNPB, pakaian bermotif bintang kejoran, gelang tanggan, dan warga sipil rambutnya gimbang di interogasi.
Apa motif pemeriksaan terhadap warga Saipul mengunakan persenjataan lengkap? Yah, tentu Ada motif di balik operasi gabungan TIM DAMAI CARTENZ TNI /POLRI di Wamena.
Pemeriksaan ketat ini merupakan bentuk teror mental bagi masyarakat sipil dan membungkam ruang kebebasan hidup. TNI /POLRI menciptakan ketakutan bagi masyarakat sipil agar militerisme memuluskan kepentingannya. Kondisi ini juga sengaja ciptakan demi kepentingan pendoropan TNI/POLRI untuk perluasan struktur militerisme.
Kebudayaan militerisme Kolonial Indonesia menciptakan ruang teror, intimidasi, ketakutan, penangkapan sewenang - wenang, pembungkaman semua ruang, penembakan warga sipil. Militerisme Indonesia memiliki budaya ini memang dari sononya untuk mengamankan segala muatan kepentingan ekonomi politik.
TNI/POLRI kolonialisme Indonesia menunjukan arogansi terhadap warga sipil mengunakan senjata ini bentuk - bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Tanah Papua. Karena pembungkaman ruang hidup warga sipil dan kebebasan berekspresi di jamin dalam kitab undang - undang nomor 9 tahun 1998 tentang kebebasan berserikat, berkumpul, dan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum secara lisan maupun tertulis. Ada juga undang - undang dasar 1945 tentang kemerdekaan sebagai landasan demokrasi bagi setiap warga negara memiliki hak untuk menentukan nasipnya sendiri.
Negara Kolonialisme memiliki konstitusi demokrasi tetapi faktanya menciptakan ribuan pelanggaran HAM di Tanah Papua. Dan rakyat Papua telah ketahui lamanya, kolonialisme Indonesia aktor kejahatan kemanusiaan di Tanah Papua. Rakyat Papua memiliki kesimpulan yang sama bahwa Negara Indonesia Penjahat Kemanusiaan, dalang perampokan, dan mafia eksploitasi hak orang lain.
Lawan Militarisme!
"Selamatkan Tanah Air & Manusia Papua"
Posting Komentar